Di banjarmasin diadakan perjanjian dengan pemerintah belanda 1 januari 1817. Pada tahun1661 banjarmasin dipengaruhi oleh pengaruh laut. Pada tahun 1857 yang berkuasa dibanjarmasin adalah sultan adam, kemudian digantikan putranya yang bernama pangeran tamjit ulah.
Pada april 1859, terjadi perlawanan rakyat kepada pemerintah belanda, banyak orang belanda yang dipotong kakinya. Dan bersamaan pada waktu di pulau petak (kapuas), 4 orang pandita eropa dibunuh, yaitu Hofmesiter dan istrinya, Rott, Kind dan Wigand. sedangkan Klamer terlepas dari pembunuhan karena ditolong oleh Suta ono sitinegara.
Belanda kemudian mengerahkan tentaranya yang dipimpin oleh hulubalang Andresson untuk membalas, dengan membunuh semua orang kalang. R.A Mangkubumi mangkat pada tahun 1852. Ketika mangkat ia hendak memecat Mangkubuminya. Orang-orang dayak yang setia padanya, menyerah rumah-rumah dan perusahaan-perusahaan belanda di pengarun dan kalang.
Ada kapal perang belanda mudik sungai barito (murung), setelah sampai dimuara teweh, datanglah tamanggung surapati berpura-pura mau berdamai dengan belanda. Maka mereka masuk ke dalam kapal. Tetapi dengan siasat tumenggung surapati, sekonyong-konyong pengikut tumenggung surapati , datang dari segala penjuru dengan perahu kecil dari segala penjuru, mereka menyerbu ke dalam kapal dengan menggunakan senjata Mandau, Sumpitan, (serta Damek Yang Beracun Ipu), dohong, tombak,dan mengamuk orang-orang yang ada dalam kapal, semuanya dibunuh hanya tertinggal seorang bangsa indonesia Haji.
Andresson bingung melihat hal demikian, Dia merasa sangat takut, karena dikalimantan terdapat hutan yang sangat luas, sehingga penyakit gampang menjangkit dan orang-orang dayak banyak yang tahan lama mengembara dihutan, dan sakit keras dan dipulangkan di surabaya dan diganti dengan yang baru. Orang-orang dayak memili mundur dipedalaman kalimantan daripada menyerah kepada belanda.
Damang leman (lehman) tidak tahan lagi, dia datang kebanjarmasin dengan beberapa pengiringnya. Diceritakan kepada hulubalang, keadaan pengeran hidayat yang sangat payah.
Hulubalang Werspyk bertanya: “ apa demang tahu dimana tempt perlindungan pangeran” jawabnya: “ bagaimana hamba tahu. Tetapi kalau hamba dilepaskan , nanti hamba kembali lagi mengajak pangeran kesini. Hulubalang menjawab baiklah. Kemudian demang leman mencari pergi mencari pangeran hidayat dan diantarkannya kebanjarmasin. Hulubalang menyatakan bahwa mereka akandikirim kejakarta. Kapal mau berangkat, dan keduanya akan dibawa: maka beribu-beribu orang berkumpu mau melihat pangeran dan demang leman berangkat.
Akan tetapi sekonyong-konyongnya pangeran hilang dan sembunyi diantara orang banyak . dan demang leman juga sudah melarikan diri . tetapi pada tanggal 28 maret 1862 tertangkap bersama istrinya , lalu dibawa jakarta dan dibuangdi cianjur pada tanggal 3 maret 1862. Kemudian wafat pada tahun 1903 sudah wafat dengan usia 60 tahun dan dimakamkan di cianjur. Leman ditangkap dan dihukum gantung oleh belanda. Tahun 1870 negeri banjarmasin dgempur oleh tentara surapati yaitu panglima wangkang, dan gugur dalam pertempuran didaerah banjarmasin.
Kini didaerah negeri banjarmasin (jawa barat) bayak lah terdapat turun pangeran hidayat yang masih memakai gelar atau pangeran, gus antung dan ain-lain.
0 komentar:
Posting Komentar