Kamis, Oktober 02, 2014

Makalah Ilmu Budaya Dasar

BAB 1
PENDAHULUAN
1.1        Latar Belakang
Kebudayaan di tanah air kita ini sudah tidak diragukan lagi, sangat banyak dan indah. Budaya tersebut lahir dari kebiasaan masyarakat dan adat di tempat tersebut. Sebagaimana kita ketahui, bahwa masyrakat indonesia adalah masyarakat yang majemuk, dengan itu kita memiliki keanekaragaman di dalam aspek kehidupan. Bukti yang nyata kemajemukan ini bisa terlihat dalam beragamnya kebudayaan yang merupakan hasil cipta, rasa, karsa yang menjadi sumber kekayaan bagi bangsa Indonesia.

Seperti halnya pada kebudayaan jawa, Budaya Jawa merupakan budaya dari jawa yang di jalankan oleh orang jawa khususnya di Jawa Tengah, Jawa Timur dan DI Yogyakarta. Dilihat dari luas wilayah dan banyaknya populasi suku jawa sehingga memepengaruhi budaya yang dianutnya, dengan kata lain budaya jawa ini di bedakan denga 3 garis besar, yakni budaya jawa timur, Jawa tengah – DI Yogyakarta dan Banyumasan. Kebudayaan jawa ini tidak hanya menampilkan nilai-nilai estetika, namun budaya ini mengedepankan nilai-nilai toleransi, keselarasan, keserasian dan keseimbangan dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya itu budaya jawa mengankat tinggi nilai kesederhanaan dan kesopanan. Dari sekian banyak budaya yang ada di Indonesia, budaya jawa merupkan salah satu budaya yang digemari oleh orang luar negeri. Budaya tersebut diantanya Tari-tarian, Wayang Kulit, gamelan, sastra, Batik dan Keris, bahkan gamelan jawa dimasukan dalam kurikulum pembelajaran Singapura, Selandia Baru dan Amerika Serikat. Amerika Serikat dan Eropa secara rutin mengadakan pergelaran gamelan jawa serta satu satunya sastra indonesia yang mendapat pengakuan dari UNESCO sebagai memori dunia yaitu sastra jawa Negara Kretagama. Tidak hanya di pulau jawa atau di 3 propinsi di jawa saja, budaya jawa terus berkembang dan di lestarikan oleh suku jawa yang berada di luar pulau jawa. Semoga budaya Jawa tetap lestari dan dapat dinikmati oleh anak cucu di masa yang aka datang. 
1.1        Rumusan Masalah
·   Apa pengertian budaya jawa itu ?
·   Apa saja yang terdapat di dalam budaya jawa itu ?
·   Bagaimana cara masyarakat membudayakan budaya jawa itu ?


1.2        Tujuan Penulisan
1.      Untuk lebih memperkenalkan budaya jawa ke lebih banyak orang
2.      Menjabarkan sedikit demi sedikit apa yang ada di dalam budaya jawa.
3.      Memenuhi syarat tugas Soft Skill Ilmu Budaya Dasar


BAB II
PEMBAHASAN
2.1    Pengertia budaya jawa
Budaya Jawa adalah budaya yang berasal dari Jawa dan dianut oleh masyarakat Jawa khususnya di Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur. Budaya Jawa secara garis besar dapat dibagi menjadi 3 yaitu budaya Banyumasan, budaya Jawa Tengah-DIY dan budaya Jawa Timur. Budaya Jawa mengutamakan keseimbangan, keselarasan dan keserasian dalam kehidupan sehari hari. Budaya Jawa menjunjung tinggi kesopanan dan kesederhanaan. Budaya Jawa selain terdapat di Jawa Tengah, DIY dan Jawa Timur terdapat juga di daerah perantauan orang Jawa yaitu di Jakarta,Sumatera dan Suriname. Bahkan budaya Jawa termasuk salah satu budaya di Indonesia yang paling banyak diminati di luar negeri. Beberapa budaya Jawa yang diminati di luar negeri adalah Wayang Kulit, Keris, Batik, Kebaya dan Gamelan. Di Malaysia dan Filipina dikenal istilah keris karena pengaruh Majapahit LSM Kampung Halaman dari Yogyakarta yang menggunakan wayang remaja adalah LSM Asia pertama yang menerima penghargaan seni dari Amerika Serikat tahun 2011. Gamelan Jawa menjadi pelajaran wajib di AS, Singapura dan Selandia Baru. Gamelan Jawa rutin digelar di AS dan Eropa atas permintaan warga AS dan Eropa. Sastra Jawa Negarakretagama menjadi satu satunya karya sastra Indonesia yang diakui UNESCO sebagai Memori Dunia. Menurut Guru Besar Arkeologi Asia Tenggara National University of Singapore John N. Miksic jangkauan kekuasaan Majapahit meliputi Sumatera dan Singapura bahkan Thailand yang dibuktikan dengan pengaruh kebudayaan, corak bangunan, candi, patung dan seni

2.2    Kebudayaan Jawa
Kebudayaan jawa merupakan salah satu kebudayaan besar Indonesia dan salah satu kebudayaan unggul di Indonesia dan menjadi sumber kekayaan budaya bagi bangsa Indonesia, Sebagai pemuda bangsa Indonesia kita wajib untuk melestarikannya.
Berikut kebudayaan-kebudayaan jawa :

1.      Candi
Candi adalah sebuah bangunan tempat ibadah dari peninggalan masa lampau yang berasal dari agama Hindu-Buddha. Digunakan sebagai tempat pemujaan dewa-dewa. Namun demikian, istilah 'candi' tidak hanya digunakan oleh masyarakat untuk menyebut tempat ibadah saja. Banyak situs-situs purbakala lain dari masa Hindu-Buddha atau Klasik Indonesia, baik sebagai istana, pemandian/petirtaan, gapura, dan sebagainya, disebut dengan istilah candi. Candi juga berasal dari kata “Candika” yang berarti nama salah satu Dewa kematian (Durga). Karenanya candi selalu dihubungkan dengan monumen untuk memuliakan Raja yang meninggal.

2.      Batik
Batik adalah proses penulisan gambar atau ragam hias pada media apapun dengan menggunakan lilin batik (wax / malam) sebagai alat perintang warna. Pada pembuatan batik, lilin batik (malam) diaplikasikan pada kain untuk mencegah penyerapan warna pada saat proses pewarnaan. Definisi batik ini telah disepakati pada Konvensi Batik Internasional di Yogyakarta pada tahun 1997. Meskipun demikian, masyarakat awam mengenal batik sebagai kain yang memiliki corak dan motif yang khas. Dengan kata lain, orang awam mengenal batik sebagai motif, bukan sebagai teknik pembuatan kain.
Terdapat beberapa versi tentang asal kata batik. Dua versi yang paling terkenal adalah bahwa kata batik berasal dari bahasa proto-austronesia dan bahasa Jawa. Batik berasal dari bahasa proto-austronesia “becik” yang artinya membuat tato dan berasal dari bahasa Jawa yaitu “amba” atau menulis dan “titik”.
Batik Indonesia telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan non-bendawi pada tanggal 2 Oktober 2009. Pengakuan UNESCO ini meliputi teknik, teknologi serta motif Batik Indonesia.




3.      Wayang Orang
Definisi wayang orang (wikipedia) atau dari bahasa jawa nya dikenal dengan istilah wayang wong (bahasa Jawa) merupakan wayang yang dimainkan dengan menggunakan orang sebagai tokoh dalam cerita wayang tersebut. Wayang orang diciptakan oleh Sultan Hamangkurat I pada tahun 1731.
Pada dasarnya wayang orang merupakan bentuk perwujudan dari wayang kulit yang diperagakan oleh manusia. Sehingga dapat dikatakan bahwa wayang orang merupakan refleksi dari wayang kulit yang berbeda adalah untuk wayang orang ini dapat bergerak dan berdialog sendiri. Cerita waynag orang biasanya diambil dari Babad Purwa yaitu Mahabarata dan Ramayana.
Saat ini ada dua aliran dari wayang orang yaitu gaya Yogyakarta dan gaya Surakarta. Yang berbeda dari masing-masing aliran hanyalah terutama pada intonasi dialog, tan, dan kostum. Untuk wayang orang gaya Surakarta lebih bersifat realis sesuai dengan tingkatan emosi dan suasana yang terjadi, dan intonasinya agak bervariasi. Sedangkan wayang orang gaya Yogyakarta dialog distilisasinya sedemikian rupa dan mempunyai pola yang monoton.
Untuk dapat menyelenggarakan pertunjukan wayang orang secara lengkap, pada umumnya dibutuhkan pendukung sebanyak 35 orang, yang terdiri dan:
§  20 orang sebagai pemain (terdiri dari pria dan wanita)
§  12 orang sebagai penabuh gamelan merangkap wiraswara
§  2 orang sebagai waranggana
§  1 orang sebagai dalang.









BAB III
PENUTUP
Kebudayaan Indonesia sangat beraneka ragam, apalagi jika kita pelajari semua nya kita bisa menemukan perbedaan yang sangat mencolok dari setiap kebudayaan tersebut, baik  dalam aspek sosial, kebudayaan dan lain-lain.
Kebudayaan jawa  merupakan salah satu kebudayaan besar yang asli berasal dari Negara Republik Indonesia, Dengan cara seperti ini kita bisa mempelajari dan melestarikan budaya yang ada jauh sebelum kita lahir didunia ini .
Daftar Pustaka :








Lokasi: Depok, Depok, West Java, Indonesia

0 komentar:

Posting Komentar