BAB 1
PENDAHULUAN
- Latar Belakang
Produksi adalah sebuah
proses yang telah terlahir di muka bumi ini semenjak manusia menghuni planet
ini. Produksi sangat prinsip bagi kelangsungan hidup dan juga peradaban manusia
dan bumi. Sesungguhnya produksi lahir dan tumbuh dari menyatunyamanusia dengan
alam.
Kegiatan produksi merupakan mata rantai dari
konsumsi dandistribusi. Kegiatan produksilah yang menghasikan barang dan jasa,
kemudiandikonsumsi oleh para konsumen. Tanpa produksi maka kegiatan ekonomi
akan berhenti, begitu pula sebaliknya. Untuk menghasilkan barang dan jasa
kegiatan produksimelibatkan banyak faktor produksi.
Fungsi produksi menggambarkan hubungan antar jumlah input dengan output yang dapat
dihasilkan dalam satu waktu periode tertentu.Dalam teori produksi memberikan
penjelasan tentang perilaku produsen tentang perilaku produsen dalam
memaksimalkan keuntungannya maupun mengoptimalkan efisiensi produksinya. Dimana
Islam mengakui pemilikian pribadi dalam batas-batas tertentutermasuk pemilikan
alat produksi, akan tetapi hak tersebut tidak mutlak
- Rumusan Masalah
1.
Jelaskan
mengenai Produksi dengan satu input variabel ?
2.
Jelaskan
mengenai Tahap – tahap produksi ?
3.
Apa yang di
maksud Produksi dengan input dua variabel ?
4.
Apa pengertian
dari Fungsi produksi Cob- Douglas ?
5.
Apa pengertian
dari Fungsi Biaya ?
6.
Apa Perbedaan
biaya dalam jangka pendek dan jangka panjang ?
7.
Jelaskan
mengenai tujuan perusahaan ?
8.
Apa pengertian
maksimisasi laba ?
9.
Apakah hubungan
maksimisai laba dengan minimisasi biaya ?
10. Jelaskan pengetian penawaran jangka pendek oleh
perusahaan dalam penetapa harga ?
BAB II
PEMBAHASAN
- Produksi dengan satu input variable
Adalah hubungan antara
tingkat produksi dengan satu macam faktor produksi yang digunakan , sedangkan
faktor faktor produksi yang lain dianggap penggunaannya tetap pada tingkat
tertentu (ceteris paribus).
Secara matematis fungsi produksi tersebut dapat
dinyatakan :
“Y = f (X1/ X2, X3, ….., Xn)”
Produk Y adalah fungsi dari faktor produksi X1, jika
faktor-faktor produksi X2, X3, ……, Xn ditetapkan penggunaannya pada suatu
tingkat tertentu. Jadi, satu-satunya faktor produksi yang dapat diubah jumlah
penggunaannya adalah faktor produksi X1.
- Tahap-tahap produksi
Untuk kasus umum dan bila dianggap penambahan factor produksi brsifat kontinyu.
Ada 3 tahap penting dari gerakan perubahan Nilai
Total Produksi.
Yang pertama , pada saat Marginal Prduksi maksimum (
titik 1 dan 4 )
Kedua ,pada saat Rata – Rata Produksi Maksimum
(titil 2 dan 5).
Ketiga pada saat MP = 0 atau Total Produksi maksimum
( titik 3 dan 6).
Selanjutnya diagram tersebut dapat kita bagi menjadi
tiga tahap produksi ( The three stages of production ):
1. Tahap I
sampai pada saat kondisi AP ( Rata – rata produksi ) maksimum.
2. Tahap II
antara AP ( Rata – rata produksi ) maksimum sampai saat MP ( Marginal Produksi
) sama dengan Nol.
3. Tahap
III saat MP ( Marginal Produksi ) sudah bernilai <Nol (negative )
Penahapan ini berguna untuk memahami pada tahap mana
perusahaan berproduksi.
- Produksi dengan dua input variable
Dalam analisis ini
dimisalkan hanya ada dua faktor produksi yang dapat diubah-ubah penggunaannya
di dalam proses produksi. Dimisalkan pula bahwa kedua faktor produksi tersebut
dapat saling menggantikan.
Misalnya, faktor produksi X1 dapat menggantikan
faktor produksi X2, demikian pula sebaliknya X2 dapat menggantikan X1.
•
Dalam proses produksi yang digunakan dua input variabel, alat analisis
yang digunakan untuk melihat hubungan fungsional antara output dan input adalah
garis isoquant.
• Garis Isoquant/Isoproduct/Kurve Produk
adalah garis yang menunjukkan berbagai
kemungkinana kombinasi 2 input yang menghasilkan jumlah produksi (output) yang
sama besar.
- Elastisitas Substitusi
adalah mengukur respons
persentase perubahan jumlah barang yang diminta karena persentase perubahan
harga barang lain.
Besarnya nilai elastisitas akan menunjukkan bentuk
hubungan antar barang X dengan barang Y. Sifat hubungan antar barang itu dapat
berupa hubungan saling (complementer) atau berupa hubungan barang yang
menggantikan (substitute) atau tidak ada hubungan sama sekali (netral).
Hubungan antar barang yang bersifat komplementer bisa terjadi antara dua jenis
barang yang berfungsi saling melengkapi seperti antara kopi dengan gula pasir.
Sedangkan hubungan antara dua jenis barang yang bersifat substitusi terjadi
antara dua barang yang saling menggantikan misalnya air mineral dengan teh
botol. Sementara itu hubungan antara dua barang yang bersifat netral terjadi
misalnya air dengan komputer. Kedua barang itu secara logika tidak memiliki
hubungan langsung.
Rumus atas sifat- sifat itu sebagai berikut:
• Jika
Exy > 0 untuk barang substitusi, misalnya jika harga beras naik, maka beras
yang diminta akan turun sehingga gandum yang diminta akan naik.
• Jika
Exy < 0 untuk barang komplementer, misalnya jika harga gula naik sehingga
menyebabkan gula yang diminta turun, maka teh yang akan diminta juga turun.
• Jika
Exy = 0 untuk dua barang yang netral atau tidak memiliki hubungan sama sekali.
- Fungsi Produksi Cob-Douglas
Fungsi Cobb-Douglas
adalah suatu fungsi atau persamaan yang melibatkan dua atau lebih variabel,
dimana variabel yang satu disebut dengan variabel dependen (yang dijelaskan/Y),
dan yang lain disebut variabel independen (yang menjelaskan/X)
Dalam fungsi produksi, maka fungsi produksi
Cobb-Douglas adalah suatu fungsi produksi yang ingin memperlihatkan pengaruh
input yang digunakan dengan output yang diinginkan. Pentingnya pendugaan
menggunakan EKONOMETRIKA (Ekonomi, Matematika, Statistika)
Dalam dunia ekonomi, pendekatan Cobb-Douglas
merupakan bentuk fungsional dari fungsi produksi secara luas digunakan untuk
mewakili hubungan output untuk input.
Untuk produksi, fungsi dapat digunakan rumus :
Y = AL α K β , Y = K α β AL,
Keterangan:
Y = total produksi (nilai moneter semua
barang yang diproduksi dalam setahun)
L = tenaga kerja input
K = modal input
A = produktivitas faktor total
α dan β adalah elastisitas output dari
tenaga kerja dan modal, masing-masing. Nilai-nilai konstan ditentukan oleh
teknologi yang tersedia.
Bentuk umum fungsi produksi Cobb-Douglas
adalah:
Q = δ.I α
Keterangan:
Q = Output
I = Jenis input yang digunakan dalam
proses produksi dan dipertimbangkan untuk dikaji
δ = indeks efisiensi penggunaan input
dalam menghasilkan output
α = elastisitas produksi dari input yang
digunakan
- Fungsi Biaya
Konsep biaya produksi
yang digunakan dalam analisa ekonomi berbeda dengan konsep biaya yang biasa
digunakan secara umum. Konsep ekonomi mengenai biaya lebih konsisten dan tetap.
Biaya produksi merupakan faktor utama dalam
menentukan jumlah barang atau jasa yang akan dijual di pasar.
Untuk mengetahui penawaran dan jumlah barang yang
ditawarkan harus mengetahui biaya-biaya yang dikeluarkan,yang berasal dari
prinsip produksi.
dalam konsep biaya ada beberapa hal lain yang perlu
diketahui adalah tentang biaya total, biaya perunit, dan biaya marginal.
1. Biaya Total ( Total Cost = TC ) adalah
keseluruhan biaya yang dikeluarkan dalam proses produksi sampai terciptanya
barang. TC = TFC + TVC.
2. Biaya Perunit (Average Cost = AC) Biaya yang
dikeluarkan untuk memproduksi 1 unit barang jadi. AC = TC / Q.
3. Biaya Marginal ( Marginal Cost = MC ) Tambahan
biaya karena menambah 1 unit barang yang diproduksi.
- Perbedaan Biaya dalam jangka pendek
dan jangka panjang
Apabila masing – masing
keseimbangan dihubungkan akan terbentuk jalur perluasan produksi dalam jangka
panjang. Fungsi Produksi dibedakan menjadi :
1.
Jangka Pendek :
Jika terdapat fixed dan variable cost
Dalam jangka pendek berlaku hukum The
Law of Deminishing Return ( Hukum kenaikan yang semakin menurun ).
Yaitu Jika dalam proses produksi terdapat input tetap / Fixed Cost (
artinya produksi masih dalam jangka pendek ) , Apabila semakin banyak input
variabel yang digunakan, maka output akan bertambah dengan pola pertambahan
yang menunjukkan:
1. MP naik, maksimum lalu turun sampai
nol dan akhirnya negatif The law of Deminishing Marginal Return
2. AP mula-mula naik, maksimum lalu
turun tapi tidak menjadi negatif disebut The Law of Deminishing Average Return
2.
Jangka Panjang :
Jika semua fixed cost sudah menjadi variable cost
Dalam menganalisa biaya umumnya tidak
terlepas dari analisa penerimaan atau revenue atau total revenue. Pengertian
revenue atau penerimaan adalah seluruh pendapatan yang diterima dari hasil
penjualan barang pada tingkat harga tertentu. Secara matematik total revenue
dirumuskan sebagai berikut:
* TR = PQ. * AR = TR/Q
*
MR = ∆TR/∆Q atau turunan dari TR
∆TR = Tambahan penerimaan, ∆Q = Tambahan Produksi. Berdasarkan konsep
penerimaan dan biaya (TR dan TC) dapat
diketahui beberapa kemungkinan diantaranya :
TR < TC = keadaan untung / laba
TR= TC
= keadaan Break Even Point
TR > TC = Keadaan rugi.
- Tujuan Perusahaan
Hubungan yang rumit antara penyedia input dengan perusahaan
merupakan permasalahan bagi para ekonom yang ingin membuat generalisasi teori
tentang perilaku perusahaan. Karena itu, sebagian besar ekonom memperlakukan
perusahaan sebagai sebuah unit pembuat keputusan tunggal yaitu sebuah
pendekatan yang menghapuskan seluruh masalah perilaku yang kompleks mengenai
hubungan antara pekerja dengan pemilik modal. Pendekatan ini mengasumsikan
bahwa keputusan perusahaan dibuat oleh manajer tunggal yang bersifat diktator
yang secara rasional berusaha mengejar beberapa tujuan yaitu pemaksimuman laba
ekonomi perusahaan.
- Maksimisasi Laba
Tujuan perusahaan adalah maximize profit, artinya perusahaan
akan menghasilkan kuantitas yang memaksimalkan perbedaan antara pendapatan total dan biaya total(dengan
mengasumsikan bahwa pendapatan total lebih besar dari biaya total, TR>TC).
Profit adalah selisih antara penerimaan total
(TR) dan biaya total (TC). Penerimaan total adalah jumlah yang diterima dari
penjualan produk (PxQ). Biaya total adalah jumlah dari biaya tetap (FC) dan
biaya variabel (VC).
- Hubungan Maksimisasi Laba
Dengan Minimisasi biaya
Dalam mencapai
keseimbangannya produsen selalu berdasarkan prinsip efisiensi,yaitu maksimal
output (output maximalization) atauminimaliz biaya (cost
minimalization).prinsip maksimalisasi output menyatakan bahwa dengan anggaran
yang sudah ditentukan,dicapai output maksimum prinsip minimalisasi biaya
menyatakan target output yang sudah ditetapkan harus dicapai dengan biaya
minimum.
Keputusan maksimalisasi output atau minimalisasi
faktor produksi sangat tegantung pada tujuan atau misi yang diemban perusahaan
atau lembaga.tetapi lembaga-lembaga yang tidak berorientasi laba maksimum (nir
laba atau non profit)seperti lembaga-lembaga swadaya masyarakat,menggunakan
prinsip minimalisasi biaya.
- Penawaran jangka pendek oleh
perusahaan dalam penetapan harga
Penawaran harga dalam
jangka pendek merupakan ilustrasi terakhir dan paling penting dari asumsi
maksimal laba. Penawaran harga pada jangka pendek ini mengarah pada penawaran
pasar dan penentuan harga. Pada penawaran jangka pendek markup ditetapkan
dengan cara yang memaksimalkan laba, maksudnya adalah kondisi pasar sangat
menentukan harga. Penawaran pada jangka pendek perusahaan harus memproduksi
kuantitas dimana biaya marginal sama dengan harga. Dalam pengambilan keputusan
tentang keluaran perusahaan hendaknya memproduksi tingkat keluaran untuk mana
pendapatan marginal sama dengan biaya marginal.
BAB III
PENUTUP
- Kesimpulan
Biaya produksi yang
terlalu tinggi akan berakibat harga pokok produksinya menjadi besar dan hal ini
akan mengakibatkan tingginya harga jual produk, sehingga akan tidak terjangkau
oleh konsumen. Inilah yang merupakan tugas dari bagian produksi.
Suatu perusahaan akan
mempunyai tujuan tertentu untuk mencari laba sebanyak banyaknya dengan
menggunakan biaya yang sangat minimal sehingga perusahaan tersebut akan
mendapat laba yang lebih maksimum dengan hanya mengeluarkan biaya se minimal
mungkin. Untuk mencapai keseimbangannya produsen selalu berdasarkan prinsip
efisiensi,yaitu maksimal output (output maximalization) atauminimaliz biaya
(cost minimalization).prinsip maksimalisasi output menyatakan bahwa dengan
anggaran yang sudah ditentukan,dicapai output maksimum prinsip minimalisasi
biaya menyatakan target output yang sudah ditetapkan harus dicapai dengan biaya
minimum.
DAFTAR PUSTAKA
0 komentar:
Posting Komentar